
Yogyakarta, Nerds Lib Indonesia
—
Pelukis kenamaan asal Cilacap, Jawa Tengah, Nasirun meninggal dunia di Yogyakarta, pada Sabtu (1/8). Kabar tersebut disampaikan oleh kurator seni rupa asal Magelang, Jawa Tengah, Oei Hoeng Djien, pagi ini.
Kabar wafatnya Nasirun itu pun dibenarkan oleh Bimo Aditya, salah seorang tetangga di tempat Nasirun tinggal, Perum Bayeman Permai, Onggobayan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, DIY.
“Iya benar [Nasirun wafat], ini saya sedang
prepare
ke rumah duka,” kata Bimo saat dihubungi, Sabtu (1/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bimo mengatakan, jenazah Nasirun saat ini masih berada di RS AMC Muhammadiyah, Kota Yogyakarta.
“Nggak ada riwayat [penyakit], kemarin sore masih ngobrol sama Aku. Cuma akhir-akhir ini
ngeluh
dada sakit sama ada asam lambung kemarin. Jadi ya selama ini ya sehat-sehat aja, dadakan aja,” kata Bimo.
Bimo menyebut, rencananya jenazah Nasirun akan dikebumikan di Taman Makam Seniman dan Budayawan Giri Sapto di Imogiri, Bantul.
Nasirun merupakan perupa Indonesia yang dikenal luas melalui karya-karya lukis bercorak ekspresif dengan kekuatan simbol, kaligrafi, serta unsur budaya Jawa yang khas. Lahir di Cilacap, Jawa Tengah, pada 1965, ia menempuh pendidikan seni di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Karya-karya Nasirun telah dipamerkan dalam berbagai pameran tunggal maupun bersama di Indonesia dan mancanegara. Ia dikenal sebagai seniman yang tidak hanya mengeksplorasi medium lukis, tetapi juga aktif dalam berbagai proyek seni lintas disiplin.
Sepanjang kariernya, Nasirun membangun relasi yang luas dengan kalangan seniman, budayawan, kolektor, hingga tokoh politik.
(kum/dmi)
[Gambas:Video Nerds Lib]
Baca lagi: Bea Cukai Gagalkan Peredaran 7,9 Ton Narkoba per Juli 2026
Baca lagi: Purbaya soal Tunjangan TNI-Pegawai Kemhan Naik: Sudah Ada Hitungannya